Organ manusia yang bertanggung jawab mengekskresikan sisa-sisa metabolisme dalam darah adalah ginjal.

Organ manusia yang bertanggung jawab mengekskresikan sisa-sisa metabolisme dalam darah adalah

Dalam artikel ini akan membahas dan memberikan referensi jawaban soal organ manusia yang bertanggung jawab mengekskresikan sisa-sisa metabolisme dalam darah adalah

 

Untuk lebih jelasnya mengenai pembahasan soal diatas bisa kamu simak dibawah ini

 

Soal

Organ manusia yang bertanggung jawab mengekskresikan sisa-sisa metabolisme dalam darah adalah

 

✅ Jawaban Terverifikasi Ahli

Jawaban

Organ manusia yang bertanggung jawab mengekskresikan sisa-sisa metabolisme dalam darah adalah ginjal.

 

Pembahasan

Pengertian sistem ekskresi

Sistem ekskresi merupakan suatu sistem yang memiliki tugas mengolah produk sisa metabolisme dan racun, kemudian mengeluarkannya dari dalam tubuh. Hal ini karena zat sisa dan racun tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan jika tidak dikeluarkan dari dalam tubuh.

 

Dalam sistem ekskresi manusia terdapat beberapa organ yang bertanggung jawab untuk proses pembersihan seperti kulit, paru-paru, hati, usus besar dan ginjal. Setiap organ memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda untuk membuang produk sisa metabolisme dan racun dari tubuh Anda.

Baca Juga:  Ciri pernapasan dada pada waktu inspirasi adalah

 

Organ Tubuh Yang berfungsi Sebagai Sistem Ekskresi

  1. Ginjal

Organ pertama yang bertugas menjalankan sistem ekskresi adalah ginjal. Organ ini berada di kedua sisi tulang belakang, tepatnya di bagian belakang rongga perut. Ginjal memiliki bentuk menyerupai kacang merah dan berwarna merah kecokelatan.

 

Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di sisi kanan dan kiri tubuh. Fungsi ginjal adalah menyaring sisa makanan, obat-obatan, atau racun dalam darah. Selain itu, ginjal juga berperan dalam mengatur keseimbangan cairan dan kadar elektrolit dalam tubuh.

 

Jika tubuh Anda memiliki kelebihan garam atau mineral, ginjal akan membuangnya. Zat sisa yang terkumpul, selanjutnya akan diubah menjadi urin yang akan keluar saat buang air kecil.

 

  1. Kulit

Di kulit manusia terdapat tiga hingga empat juta kelenjar keringat. Kelenjar ini tersebar di seluruh bagian tubuh, namun paling banyak terdapat di telapak tangan, kaki, wajah, dan ketiak.

 

Kelenjar keringat terbagi menjadi dua jenis, yaitu kelenjar ekrin dan kelenjar apokrin. Kelenjar eccrine terhubung langsung ke permukaan kulit dan menghasilkan keringat berair yang tidak berbau.

Baca Juga:  Proses inspirasi pada pernapasan dada diawali dengan

 

Sedangkan kelenjar apokrin menghasilkan keringat yang mengandung lemak dan terkonsentrasi, serta terdapat pada folikel rambut, seperti ketiak dan kulit kepala.

 

Ada beberapa jenis racun yang dikeluarkan melalui kelenjar keringat di kulit, antara lain zat logam, bisphenol A, polychlorinated biphenyls, urea, phthalate, dan bicarbonate. Tak hanya racun, kelenjar keringat di kulit juga berfungsi untuk membunuh dan membuang bakteri.

 

  1. Usus Besar

Organ selanjutnya yang berfungsi sebagai sistem ekskresi adalah usus besar. Usus besar bertanggung jawab untuk menyerap kelebihan air dan nutrisi yang tidak dapat dicerna oleh usus kecil.

 

Setelah diserap, sisa makanan dan minuman diubah menjadi feses, kemudian dikeluarkan melalui dubur saat Anda buang air besar.

 

  1. Hati

Organ saluran ekskresi yang cukup besar adalah hati, yang beratnya sekitar satu kilogram. Organ ini penting untuk metabolisme tubuh karena berfungsi sebagai pelindung dan sistem kekebalan tubuh. terletak di bagian kanan atas rongga perut, tepat di bawah diafragma.

 

Dalam sistem kerja tubuh, hati berfungsi mengolah amonia menjadi urea. Setelah itu, urea yang diolah di hati akan dikeluarkan melalui sistem ekskresi di ginjal melalui urin.

Baca Juga:  Asfiksi merupakan gangguan fungsi dan kerja organ pernapasan yang secara langsung akan berdampak pada

 

Selain amonia, zat lain yang dibuang atau dikeluarkan oleh hati adalah zat racun dalam darah, misalnya karena konsumsi alkohol atau obat-obatan.

 

  1. Paru-paru

Organ selanjutnya yang memiliki sistem ekskresi adalah paru-paru. Keberadaannya merupakan penunjang utama dalam sistem pernapasan manusia. Melalui proses pernapasan, paru-paru bertugas mentransfer oksigen yang diperoleh dari udara ke dalam darah.

 

Darah yang sudah mengandung oksigen akan disalurkan ke seluruh jaringan dan organ tubuh sehingga dapat berfungsi dengan baik. Setelah mendapatkan oksigen, setiap sel tubuh yang menghasilkan karbondioksida sebagai zat metabolisme nantinya akan melepaskannya.

 

Karbon dioksida adalah zat beracun yang dapat berbahaya bagi kesehatan bila terakumulasi dalam darah. Dalam proses pembersihan, karbondioksida akan dibawa oleh darah kembali ke paru-paru dan dikeluarkan saat Anda mengeluarkan napas.

 

Batuk atau bersin juga merupakan mekanisme alami tubuh yang melibatkan paru-paru dan saluran udara untuk mengeluarkan bahan kimia atau gas beracun, debu, kuman, virus dan benda asing yang masuk ke sistem pernapasan.