Tugas deandels di bidang pemerintahan adalah

Tugas deandels di bidang pemerintahan adalah

Kunci jawaban soal salah tugas deandels di bidang pemerintahan adalah

 

✅ Jawaban Terverifikasi Ahli

Jawaban

Tugas deandels di bidang pemerintahan adalah

  • Kekuasaan raja-raja di Nusantara dibatasi secara ketat.
  • Pembagian tanah Jawa menjadi 9 bagian prefektur (wilayah yang memiliki otoritas). Setiap prefektur dipimpin oleh seorang prefek yang bertanggung jawab kepada Gubernur Jenderal secara langsung.
  • Bupati yang berkedudukan sebagai penguasa tradisional diubah oleh Daendels menjadi pegawai pemerintah yang digaji. Walaupun begitu, para bupati masih memiliki beberapa hak feodal tertentu.
  • Kerajaan Banten dan Cirebon dihapuskan dan daerahnya dinyatakan sebagai wilayah pemerintahan kolonial.

 

Pembahasan

Pada tahun 1808 sampai 1811 Nusantara dipimpin oleh seorang gubernur jenderal bernama Herman Willem Daendels. Dia ditunjuk oleh pemerintah Republik Bataaf untuk memerintah Jawa.

 

Tugas utama Daendels adalah mempertahankan Jawa agar tidak jatuh ke tangan Inggris. Selain itu, ia juga bertugas memperkuat pertahanan dan membenahi administrasi pemerintahan Nusantara, khususnya Jawa.

Baca Juga:  Pembagian waktu dalam sejarah adalah penting dalam kontinuitas dimensi waktu yang lalu sekarang dan masa yang akan datang dengan demikian ilmu sejarah mempelajari segala peristiwa yang terjadi dalam waktu

 

Menurut sebuah artikel Academia.Edu berjudul Herman William Daendels adalah Gubernur Jenderal yang memerintah Nusantara pada tahun 1808, Daendels menyusun langkah-langkah strategis untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Dia mengatur langkah-langkah ini sesuai dengan bidangnya.

 

Tugas Herman Willem Daendels

Pertahanan dan Keamanan

Awalnya Daendels dikenal sebagai sosok pemuda yang demokratis. Namun, Daendels berubah menjadi kejam dan tidak manusiawi karena kegiatan pembangunan yang diperintahkannya.

 

Kebijakan di bidang pertahanan dan keamanan yang dibuat Daendels dalam rangka mempertahankan tanah Jawa dari Inggris adalah:

  • Mendirikan benteng-benteng pertahanan baru
  • Mendirikan pangkalan angkatan laut di Anyer dan Ujungkulon.
  • Meningkatkan jumlah tentara dengan mengambil orang-orang pribumi sehingga jumlahnya menjadi 18.000 orang.
  • Membangun jalan raya Anyer-Panarukan yang memiliki panjang sekitar 1.100 km.

 

Daendels bahkan menerapkan sistem kerja paksa bagi masyarakat Indonesia. Sistem ini lebih dikenal dengan kerja paksa. Dia memerintahkan penduduk asli untuk bekerja membangun jalan tanpa mengenal waktu.

Baca Juga:  Peristiwa kejadian penting tempat kejadian waktu kejadian pihak yang terlibat sumber sejarah

 

Pemerintahan

Daendels pun turun tangan dalam bidang pemerintahan dan membuat kebijakan-kebijakan baru, termasuk mengubah tata cara dan adat-istiadat di kerajaan-kerajaan Jawa. Ia berupaya memperkuat posisinya di Nusantara dengan membuat beberapa kebijakan antara lain:

  • Kekuasaan raja-raja di Nusantara dibatasi secara ketat.
  • Pembagian tanah Jawa menjadi 9 bagian prefektur (wilayah yang memiliki otoritas). Setiap prefektur dipimpin oleh seorang prefek yang bertanggung jawab kepada Gubernur Jenderal secara langsung.
  • Bupati yang berkedudukan sebagai penguasa tradisional diubah oleh Daendels menjadi pegawai pemerintah yang digaji. Walaupun begitu, para bupati masih memiliki beberapa hak feodal tertentu.
  • Kerajaan Banten dan Cirebon dihapuskan dan daerahnya dinyatakan sebagai wilayah pemerintahan kolonial.

 

Daendels berhasil mempengaruhi Mangkunegara II dan membentuk pasukan yang disebut Legiun Mangkunegaran yang terdiri dari 1.150 prajurit.

 

Pasukan Legiun Mangkunegaran dibentuk untuk membantu pasukan Daendels ketika terjadi perang.

Baca Juga:  Gubernur jenderal yang memindahkan kantor dagang voc dari maluku ke jayakarta adalah

 

Sosial dan Ekonomi

Sebagai orang yang berkuasa saat itu, Daendels dipercaya untuk memperbaiki tanah Hindia.

 

Kebijakan-kebijakan yang dibuatnya dalam bidang sosial dan ekonomi adalah:

  • Memaksa penguasa wilayah Surakarta dan Yogyakarta agar menyetujui berbagai perjanjian. Inti dari perjanjian tersebut adalah penggabungan beberapa daerah ke dalam wilayah pemerintahan kolonial
  • Meningkatkan perolehan keuntungan dengan cara pemungutan pajak
  • Meningkatkan penanaman tanaman yang hasilnya laku guna diperdagangkan secara internasional
  • Mewajibkan seluruh rakyat untuk menyerahkan hasil panen mereka ke pemerintah kolonial
  • Memperdagangkan tanah-tanah kepada pihak swasta

 

Dana yang dikumpulkan Daendels akan digunakan untuk persiapan perang. Berbagai cara ia lakukan agar memperoleh banyak keuntungan bagi pemerintah kolonial.

 

Namun di tengah kepemimpinannya, Daendels diturunkan dari jabatannya dan digantikan oleh Jansens, sebagaimana ditulis dalam buku IPS Terpadu Kelas VIII Semester 1 SMP dan MTs karya Y. Sri Pujiastuti dkk.