Apakah yang mendorong auguste comte untuk mengembangkan sosiologi

Apakah yang mendorong auguste comte untuk mengembangkan sosiologi

Apakah yang mendorong auguste comte untuk mengembangkan sosiologi

✅ Jawaban Terverifikasi Ahli

KLIK> LIHAT KUNCI JAWABAN

 

Jawaban

Latar belakang Auguste Comte dalam mengembangkan pemikirannya tentang sosiologi ialah:

  • Terjadinya Revolusi Prancis
  • Perkembangan filsafat sosial Perancis pada abad 18, yang membuat kajian tentang ilmu sosial semakin banyak
  • Terjadinya konflik antarkelas
  • Hilangnya norma atau pegangan bagi masyarakat dalam bertindak
Baca Juga:  Sebuah trafo tegangan primer dan sekundernya 220 v dan 55 v. jika kuat arus primer 0,5 a dan kuat arus sekunder 1,5, efisiensi trafo tersebut adalah

 

Auguste Comte mengembangkan pemikirannya dalam gagasan positivisme, bahwa fenomena harus bisa dijelaskan dengan akal atau nalar manusia.

 

Pembahasan

August Comte adalah seorang tokoh sosiologi yang lahir lahir pada 19 Januari 1798 di Montpellier, Perancis dan meninggal dunia pada 5 September 1857 di Paris karena penyakit kanker. Ia dinobatkan sebagai Bapak Sosiologi Dunia karena dari Comte, kata-kata sosiologi pertama kali digunakan.

Baca Juga:  Unsur-unsur gizi sebagai pengatur pekerjaan jaringan-jaringan tubuh adalah

 

August Comte mencetuskan teori bahwa perkembangan manusia melalui tiga zaman yaitu:

  1. Zaman Teologis

Pada zaman ini manusia mempercayai bahwa segala sesuatu yang terjadi pada alam disebabkan oleh kekuatan roh atau dewa. Dari sinilah, paham animisme dan dinamisme muncul.

 

  1. Zaman Metafisik

Pada zaman ini manusia mempercayai bahwa segala sesuatu yang terjadi pada alam disebabkan oleh kekuatan alam itu sendiri. ekuatan yang memiliki pengertian abstrak, yang diintegrasikan dengan alam.

Baca Juga:  Teknik menghentikan bola dengan kaki bagian dalam, maka kaki yang digunakan diputar ke arah

 

  1. Zaman Positif

Ini dianggap Comte sebagai zaman tertinggi dari kehidupan manusia. Pada zaman ini, manusia membatasi diri dalam penyelidikannya pada fakta-fakta yang ada. Atas dasar observassi dan menggunakan rasionya, manusia berusaha menteapkan relasi atau hubungan persamaan sesuai urutan yang terdapat antara fakta.