Sikap handstand merupakan contoh gerakan yang mengandung pola gerak dominan

Sikap handstand merupakan contoh gerakan yang mengandung pola gerak dominan

Dalam artikel ini akan membahas dan memberikan jawaban soal sikap handstand merupakan contoh gerakan yang mengandung pola gerak dominan

 

Untuk lebih jelasnya bisa kamu simak pembahasannya berikut ini

 

Soal

Sikap handstand merupakan contoh gerakan yang mengandung pola gerak dominan

 

✅ Jawaban Terverifikasi Ahli

Jawaban

Sikap handstand merupakan contoh gerakan yang mengandung pola gerak dominan statis karena dalam keadaan posisi diam, tidak bergerak, atau posisi bertahan dalam satu sikap tertentu

Baca Juga:  Posisi badan pada saat melakukan passing bawah permainan bola voli adalah

 

Pembahasan

Pengertian Pola Gerak Posisi Statis

Posisi statis adalah posisi diam, tidak bergerak, atau posisi bertahan dalam satu sikap tertentu, yang biasanya harus dipertahankan selama minimal 2 detik.

 

Dalam rangkaian gerakan senam dalam pertandingan, posisi statis ini selalu menjadi sebuah kewajiban untuk ditampilkan, meskipun hanya diwakili oleh satu gerakan.

 

Hal ini dimaksudkan untuk memperkaya khasanah Gerakan senam, agar tidak diisi oleh gerakan-gerakan yang masuk ke dalam kelompok tumbling (gerak berputar dan melenting) saja.

Baca Juga:  Bahan makanan yang mengandung bahan pengawet sebaiknya dihindari karena dapat mengakibatkan penyakit

 

Dengan adanya gerak posisi statis, maka senam pun diwakili oleh kelompok gerak akrobatik (keseimbangan, tumpuan, serta gantungan) juga.

 

Pengertian Sikap handstand

Gerakan handstand adalah gerakan berdiri terbalik dengan kedua tangan sebagai tumpuan. Gerakan handstand merupakan gerakan senam lantai. Gerakan handstand dilakukan di lantai yang beralaskan matras untuk menghindari terjadinya cidera. Gerakan handstand memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia.

 

Berikut adalah cara melakukan gerakan handstand:

  1. Awalan dilakukan dengan posisi badan berdiri tegak dengan kedua kaki di buka selebar bahu.
  2. Posisi kedua tangan lurus ke atas.
  3. Kemudian langkahkan salah satu kaki ke depan, kemudian bungkukkan badan ke depan hingga telapak tangan menyentuh matras.
  4. Kemudian angkat kaki belakang ke atas secara perlahan, dan diikuti dengan kaki depan.
  5. Ketika kedua kaki berada di atas, rapatkan dan luruskan kedua kaki.
  6. Jaga keseimbangan tubuh dengan meminimalisir gerakan pada kaki.
  7. Untuk pendaratan, turunkan kedua kaki secara bergantian dan perlahan, kemudian berdiri tegap seperti sikap awalan.
Baca Juga:  Jelaskan mengenai sarana dan prasarana permainan bola voli